IMG 9556

 

Pada hari Jumat 30 November 2018 sekitar pukul 09.30 wib bertempat di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Jl. Enggano No.1, Kel. Tg. Priok, Kec. Tg. Priok, Jakarta Utara dilaksanakan kegiatan Rakor Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Ke III Tahun 2018

Kegiatan ini dihadiri oleh :

  • Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Utara
  • Kepala Subseksi IPOLSOSBUDHANKAM MAS pada seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Utara
  • Korwil BIN  Jakarta Utara
  • Pasi Intel Kodim 0502 JU
  • Perwakilan Sat Intel Polres Metro Jakarta Utara
  • Kakan Kesbangpol Jakut
  • Kasudin Dik Das Jakarta Utara
  • Kasatpol PP Walikota Adm. Jakarta Utara
  • Perwakilan Kemenag Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
  • Perwakilan FKUB Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
  • Perwakilan MUI jakut

 

Bahwa adapun Hasil yang dibahas dalam rapat tersebut:

  • diperlukan suatu surat tugas khusus sehingga mudah dilakukan penelitian dan penyelidikan untuk meng identifikasi apakah aliran tersebut dilarang atau tidaknya ( KaKan Kesbangpol Jakut)
  • diperlukan langkah yg cepat dengan niat yg baik agar penyakit tidak menjadi besar (Perwakilan MUI)
  • perlu nya kepastian hukum tentang status dan pembagian kategori apakah termasuk kategori aliran kepercayaan atau aliran keagamaan misal : Ahmadiyah setelah itu perlu diberilan penyadaran dan pemahaman tentang konsekuensi hidup di Indonesia (FKUB Jakarta Utara)
  • untuk kepulauan seribu nihil aliran2, perlu diperbanyak sosialisasi dan alat peraga pada masyarakat di RT dan RW agar masyarakat bisa tahu bukan hanya yg di ruang rapat, 11 Pulau pemukiman dapat dipantau namun sisanya sekitar 100 lebih amat sulit kita monitor krn pulau pribadi dan resort jadi kami tidak tahu kalau di sana ada radikalisme atau terorisme terutama yg dari Luar Negeri (FKUB Kepulauan Seribu)
  • Aliran atau Gerakan atau Sempalan2 yg mangatas namakan Islam di wilayah Kepulauan Seribu tahun 2005 gerakan Ahmadiyah di Pulau Tidung sekitar 25 orang, pembawanya adalah warga pulau tidung seorang guru PNS Sekolah Dasar yg pernah transmigrasi di pulau kalimantan dengan teknologi yg canggih namun setelah dilakukan pendekatan kegiatan mereka sekarang hanya keluarga2 saja namun agar diwaspadai jangan sampai besar dan bergejolak (Perwakilan Kemenag Kepulauan Seribu)
  • aliran itu tidak akan bisa hilang hingga kiamat sehingga perlu pendekatan secara intens dalam frekuensi yg lebih banyak diberikan pengetahuan tentang Agamanya (perwakilan KUA Koja Jakarta Utara /Sekertaris NU)
  • Sekolah Bina Bangsa di PIK atau Tse Chi juga di SD Negeri tidak ada lambang2 keagamaan seperti itu harus tetap diselamatkan dengan memperbanyak dakwah sehingga anak2 paham akan Agama nya  dan larangan2 nya (Sudin Dik Das Wilayah 1 Jakut)
  • terkait Ahmadiah di Kebon Bawang tidak ada sholat Jumat suka berkumpul tapi waktunya tentative dan karena IMB Masjid nya di Cabut sehingga perlu tindakan yg cepat agar tidak terjadi konflik

Bahwa Kegiatan Rapat berlangsung aman dan lancar dan selesai sekitar pukul 10.45 WIB